Jumat, 13 Juli 2007

KOMUNIKASI ORGANISASI

Komunikasi (communicare, latin) artinya berbicara atau menyampaikan pesan, informasi, pikiran, perasaan yang dilakukan seseorang kepada yang lain dengan mengharapkan jawaban, tanggapan, dari orang lain (Hohenberg : 1978).
Komunikasi bermula dari sebuah gagasan yang ada pada diri seseorang yang diolah menjadi sebuah pesan dan disampaikan atau dikirimkan kepada orang lain dengan menggunakan media tertentu. Dari pesan yang disampaikan tersebut kemudian terdapat timbale balik berupa tanggapan atau jawaban dari orang yang menerima pesan tersebut.
Dari proses terjadinya komunikasi itu, secara teknis pelaksanaan, komunikasi dapat dirumuskan sebagai kegiatan dimana seseorang menyampaikan pesan melalui media tertentu kepada orang lain dan sesudah menerima pesan serta memahami sejauh kemampuannya, penerima pesan menyampaikan tanggapan melalui media tertentu pula kepada orang yang menyampaikan pesan itu kepadanya (Agus M. Hardjana :Komunikasi intrapersonal dan interpersonal, 2003).

Komunikasi dan organisasi
Dalam sebuah organisasi, komunikasi merupakan sebuah tuntutan yang paling utama untuk menjaga keutuhan organisasi. Hal inilah yang membedakan organisasi dari sekumpulan orang lainnya.
Adapun ciri-ciri khusus didalam organisasi yang menuntut adanya komunikasi yang efektif antara lain :
1. Visi/tujuan
2. Sasaran
3. Pembagian tugas/struktur, didalam organisasi membentuk struktur dan hierarki yang melahirkan koordinasi
4. Sistem, konsepnya merujuk kepada hubungan antara atasan dan bawahan. Sifat hubungannya saling mempengaruhi/interdependensi.
Fungsi komunikasi dalam organisasi
Dalam organisasi, komunikasi berfungsi untuk :
1. Pengaturan dan operasi, yakni untuk kepentingan penyelesaian pekerjaan dan membereskan tugas demi pencapaian tujuan.
2. Inovasi/pembaharuan, untuk kepentingan pembaharuan dan pengubahan tata kerja demi penyesuaian, kelangsungan hidup, dan pengembangan organisasi di tengah lingkungan yang terus berubah.
3. Sosialisasi atau pembinaan, yakni berkaitan dengan anggota sebagai manusia. Khusus dalam upaya motivasi, pengimbalan, dan moral kerja. Sosialisasi berdampak kepada :
a. Harga diri anggota
b. Hubungan interpersonal dalam organisasi
c. Motivasi ; integrasi kepentingan pribadi ke dalam kepentingan organisasi

Efektifitas komunikasi dalam organisasi
Sebuah komunikasi dalam organisasi akan efektif apabila :
1. Saluran komunikasi diketahui dengan pasti.
2. Kita dapat mengatakan tahu kepada siapa harus melapor atau kepada siapa menyampaikan informasi dan dapat menerima informasi dari siapa.
3. Lini komunikasi yang lengkap biasanya harus dipergunakan.
4. Komunikasi itu akan terjadi sependek mungkin tanpa melalui jenjang.
5. Selama komunikasi berlangsung tidak boleh ada interupsi/pemutusan hubungan.
6. Semua yang menjadi apa yang disebut pusat komunikasi/unit komunikasi harus memiliki kompetensi.
7. Setiap komunikasi harus ada outentifikasi/pengesahan.

3 komentar:

Anonim mengatakan...

Mas Rachmat, mohon izin antum, ana mengutip tulisan antum untuk bahan persentasi,jazakallah.(hasyir)

Berbagi mengatakan...

mari gabung bersama blog komunikasi, mampir ke tempatku www.kampuskomunikasi.blogspot.com

Anonim mengatakan...

Saya ngutip ya bermanfaat sekali, thanksss berat.... (dith)