Jumat, 17 Oktober 2008

Sepeda Solusi Kemacetan di Jakarta

Sepeda merupakan salah satu alternatif alat transportasi yang paling mungkin untuk menghemat energi karena kendaraan tak bermotor ini tidak membutuhkan bahan bakar minyak (BBM). Karenanya sepeda tidak akan menghasilkan polusi udara alias ramah lingkungan. Selain itu, jika pengguna sepeda semakin banyak tidak menutup kemungkinan masalah kemacetan yang selama ini menggelayuti kota Jakarta akan terpecahkan.

Dhimen Ibnu Purmanto, seorang staf di sebuah perguruan tinggi swasta di bilangan Jakarta Selatan mengatakan, dirinya sudah sangat jenuh dengan kemacetan yang begitu parah di Jakarta. Alasan itulah yang membuat dia memilih sepeda untuk mengantarnya ke tempat kerja. “Belum lagi polusi dari kendaraan, bikin sesak napas,” cetus anggota Bike To Work Indonesia itu kemarin.

Menurut pria yang pernah melakukan ekspedisi bersepeda ke Jawa-Bali-Lombok selama 21 hari itu, dirinya berharap pihak pemerintah segera membuatkan jalur khusus bagi para pengguna sepeda. Selain itu, dia meminta untuk disediakan lahan parkir khusus di pusat perbelanjaan dan perkantoran. “Selama ini masih jarang banget kantor yang nyediain parkir khusus sepeda, apalagi mal,” katanya.

Hal senada diungkapkan Arif, karyawan sebuah perusahaan di kawasan Sudirman. Menurutnya, masyarakat masih banyak yang enggan bersepeda karena keselamatan mereka belum terjamin. Karena itu, dia menilai political will dari pemerintah sangat dibutuhkan guna mengakomodir para pengguna sepeda. “Sekarang tinggal dari pemerintahnya, mau enggak bikinin kita jalur sepeda,” tuturnya.

Namun, keinginan Dhimen dan Arif, serta komunitas Bike To Work Indonesia lain rupanya masih harus jadi angan-angan. Pasalnya, Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta belum bisa mewujudkan permintaan para pekerja bersepeda itu. Hal itu disebabkan kekhawatiran jumlah pengendara sepeda di Jakarta yang masih relatif sedikit mengakibatkan jalur sepeda menjadi mubajir.

Ketua Umum Bike To Work Indonesia Toto Sugito mengungkapkan, sejauh ini Pemda DKI Jakarta sudah sangat mendukung sesuai dengan kondisi dan kapasitasnya. Dia bisa mengerti jika pemda belum dapat merealisasikan keinginan komunitasnya. Tapi, pihaknya akan terus menjalin diskusi secara intens dengan pemda. “Ini cuma masalah skala prioritas saja,” ucapnya saat dihubungi rakyat merdeka kemarin.

Toto berharap, bike to work dapat jadi gaya hidup baru bagi warga kota di seluruh Indonesia. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan kampanye dan sosialisasi kepada semua lapisan masyarakat. Jika nantinya sepeda telah menjadi pilihan, maka pengadaan jalur sepeda menjadi keharusan.

Tidak ada komentar: